Gerimis Merindu
Entah berapa lama,
Aku harus menahan dahaga,
Mencari makna hidup yang kian ringkih...
Jiwa labil ini,
bagaimana aku menyembuhkannya?
Serasa jauh kalbu dengan Arsy yang agung...
Berharap,
Segera kutemukan dirimu,
Wahai Mata Air Surgaku,
Untuk menyucikan segala sakit yang melekat
dalam hati.
Waktu menguburku semakin dalam
Aku seperti tak sanggup lagi
melawan angkara murka dalam diriku.
terkadang, diriku bertanya,
siapa sebenarnya yang bercokol.
Ibliskah?
Sungguh, larilah kepada Tuhanmu.
Agar hujan segera membasuh segala lumpur yang mendekam dalam penjara hatimu.
Aku harus menahan dahaga,
Mencari makna hidup yang kian ringkih...
Jiwa labil ini,
bagaimana aku menyembuhkannya?
Serasa jauh kalbu dengan Arsy yang agung...
Berharap,
Segera kutemukan dirimu,
Wahai Mata Air Surgaku,
Untuk menyucikan segala sakit yang melekat
dalam hati.
Waktu menguburku semakin dalam
Aku seperti tak sanggup lagi
melawan angkara murka dalam diriku.
terkadang, diriku bertanya,
siapa sebenarnya yang bercokol.
Ibliskah?
Sungguh, larilah kepada Tuhanmu.
Agar hujan segera membasuh segala lumpur yang mendekam dalam penjara hatimu.
Komentar
Posting Komentar